belis gading (” Welin Bala “)

Setelah membaca thread dari salah satu grup Orang Adonara di Friendster yang membahas tentang Belis Gading Para wanita Adonara khususnya dan Flores Timur & Lembata umumnya. Saya langsung berpikir untuk mebuat postingan gak mutu ini.
Mengapa Gading Gajah yang menjadi belis Kebarek Adonara(Gadis Adonara)???? Disinilah terlihat begitu dihargai dan dihormatinya para kebarek Adonara. Mengapa saya berkata begitu?? Karena Gajah merupakan binatang yang tidak pernah ada di Adonara. Anda bayangkan saja betapa sulitnya untuk para pria yang ingin mempersunting Kebarek Adonara menjadi istri mereka! Kemana mereka harus mencari gading ketika mereka berada di Adonara yang tidak memiliki seekorpun gajah sampai dengan sekarang ini. Tidak semudah membalikan telapak tangan! Menurut saya mungkin itulah yang menjadi alasan para leluhur kami untuk menjadikan Gading sebagai belis anak gadis mereka sejak dahulu kala. Setalah bertahun-tahun dengan susah payah membesarkan anak gadis mereka, mereka mungkin tidak begitu mudahnya melepas anak gadis mereka untuk dibawa pergi oleh sang calon suami. Dengan adanya Belis Gading, sang calon suami dan keluarganya dipaksa berjuang untuk bisa mempersunting Sang Gadis sebagai istri sah dan ikut juga merasakan perjuangan orang tua sang gadis yang sudah membesarkan anak gadis mereka! Jika semua yang diminta oleh keluarga sang gadis sudah terpenuhi, barulah urusan dengan Agama bisa berjalan! Saat itulah Sang Calon suami baru mendapat kepercayaan penuh dari pihak keluarga untuk membawa pulang dan melindungi Anak Gadis mereka sebagai istri yang sah menurut adat dan agama!! Ini merupakan sebuah adat – istiadat di Adonara yang sudah secara turun temurun dilaksanakan oleh masyrakat kami. Selamat berjuang buat para pria yang hendak mempersunting kebarek adonara sebagai istri…!!
Gading Keluarga Saya
Foto Diatas saya ambil dengan kamera HP ketika kelurarga saya melaksanakan sebuah prosesi upacara adat di Desa Watoone-Witihama-Adonara. Yang sedang memegang gading itu bapak saya loh! 😀

Advertisements

untuk diketahui…

Setelah sedikit berbincang tentang pengetahuan budaya dari daerah masing-masing dengan teman saya yang INI dan yang INI. saya baru tahu ternyata walaupun memiliki ragam suku dan budaya, tetapi ada juga kebiasaan atau adat istiadat yang sama antar suku dari berbagai daerah di Indonesia. Kebetulan teman saya asli batak, maka saya ambil contoh, kebiasaan masyarakat batak dengan kebiasan masyarakat dari daerah saya,  Adonara-Flores Timur. Salah satu kebiasaan yang sama ialah, cara membuat kain tenun/tenun ikat. Cara tradisional yang dipakai oleh masyarakat Adonara sama dengan yang dipakai oleh masyarakat batak. walaupun kata teman saya, di masyarakat Batak sudah menggunakan cara dan alat yang lebih modern tetapi pada awal mulanya cara yang digunakan adalah sama dengan cara yang digunakan oleh masyrakat di daerah saya…

Pembuatan Kain Tenun Adonara / KwatekPhoto: 1

Pembuatan Kain Tenun Batak/Ulosphoto: 2

Photo 1: Pembuatan Kain Tenun Adonara/Kwatek saya ambil dari sini.
Photo 2: Pembuatan Kain Tenun Batak/Ulos saya ambil dari sini.

Sekilas info, foto pembuatan kain tenun adonara/kwatek saya ambil dari galery foto perjalanan libur kakak saya ke kampoeng halaman kami Adonara.
Dari kedua foto diatas terlihat jelas persamaan proses dan alat pembuatan kain tenun adonara/kwatek dan kain tenun batak/ulos. Meskipun semboyan negara kita Bhineka Tunggal Ika, tetapi terdapat pula kesamaan budaya maupun adat istiadat dari berbagai daerah  di Indonesia, yang dapat membuat kita  lebih BERSATU lagi…!!!
Berhubung pengetahuan saya tentang beragam budaya di Indonesia masih sangat kurang, mungkin bisa teman-teman menambahkan lagi, dari apa yang telah saya tulis ini…

Salam Bhineka Tunggal Ika…!!